jenis koperasi dan bentuk koperasi

1. Jenis Koperasi
a). Menurut PP No.60/1959

* Koperasi Desa
* Koperasi Pertanian
* Koperasi Peternakan
* Koperasi Perikanan
* Koperasi Industri / Kerajinan
* Koperasi Simpan Pinjam
* Koperasi Komsumsi

b). Menurut Teori Klasik

* Koperasi Pemakaian
* Koperasi Penghasil / Produk
* Koperasi Simpan Pinjam

c). Jenis-jenis Koperasi menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian

Koperasi secara umum dapat dikelompokkan menjadi koperasi konsumen, koperasi produsen dan koperasi kredit (jasa keuangan). Koperasi dapat pula dikelompokkan berdasarkan sektor usahanya.

a.Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi Simpan Pinjam Adalah koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman

b. Koperasi Konsumen
Koperasi Konsumen Adalah koperasi beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi

c. Koperasi Produsen
Koperasi Produsen Adalah koperasi beranggotakan para pengusaha kecil (UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.

d. Koperasi Pemasaran
Koperasi Pemasaran Koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa koperasinya atau anggotanya

e. Koperasi Jasa
Koperasi Jasa Koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.
Bentuk koperasi menurut peraturan pemerintah no 60 tahun 1959 adalah sebagai berikut :
a. Koperasi primer
Koperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.

b. Koperasi gabungan
adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusat

c. Koperasi induk
adalah koperasi yang minimum anggotanya adalah 3 gabungan koperasi

2. Ketentuan Penjenisan Penjenisan Koperasi Sesuai UU No.12/1967 Tentang Pokok Pokok Perkoperasian (Pasal 17)

* Penjenisan koperasi didasarkan pada kebutuhan dari dan untuk efisiensi suatu golongan dalam masyarakat yang homogen karena kesamaan aktivitas atau kepentingan ekonominya guna mencapai tujuan bersama anggota anggotanya
* Untuk maksud efisiensi dan ketertiban, guna kepentingan dan perkembangan Koperasi Indonesia, di tiap daerah kerja hanya terdapat satu koperasi yang sejenis dan setingkat

3. Bentuk Koperasi
a). Bentuk Koperasi Menurut PP No.60/1959

* Koperasi Primer
* Koperasi Sekunder
* Koperasi Gabungan
* Koperasi Induk

Dalam hal ini, bentuk koperasi masih di kaitkan dengan pembagian wilayah administrasi

b). Bentuk Koperasi Sesuai Wilayah Administrasi Pemerintah

* Di tiap Desa ditumbuhkan Koperasi Desa
* Di tiap Daerah tingkat II ditumbuhkan Pusat Koperasi
* Di tiap Daerah tingkat I ditumbuhkan Gabungan Koperasi
* Di Ibu Kota ditumbuhkan Induk Koperasi

c). Koperasi Primer dan Sekunder

* Koperasi Primer merupakan koperasi yang anggota anggotanya terdiri dari orang orang
* Koperasi Sekunder merupakan koperasi yang anggota anggotanya adalah organisasi koperasi

ahim.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/7224/EKOP+7%268.ppt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s