SISTEM EKONOMI dan PEREKONOMIAN INDONESIA

SISTEM EKONOMI

PENGERTIAN:

Sistem ekonomi merupakan sekumpulan unsur atau komponen ekonomi yang saling berhubungan dalam masyarakat. Komponen-komponen tersebut adalah lembaga dan dengan segala aktivitas ekonominya yang berada di masyarakat.

Macam-macam Sistem Ekonomi:

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.

  • Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :

1.       Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana

2.      Hanya sedikit menggunakan modal

3.      Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)

4.       Belum mengenal pembagian kerja

5.      Masih terikat tradisi

6.      Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

  • Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut:

1.      Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat

2.      Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul

3.      Tidak individualistis

  • Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :

1.      Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah

2.      Mutu barang hasil produksi masih rendah

2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)

Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah Adam Smith. Bukunya yang terkenal berjudul The Wealth of Nation. Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya diserahkan kepada mekanisme pasar atau mekanisme harga”. Teori ini kemudian dikenal dengan sebutan The Invisible Hands. Sistem ekonomi pasar banyak dianut oleh negara Eropa Barat dan Amerika Serikat.

  • Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :

1.       Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal

2.      Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya

3.      Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba

4.      Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)

5.      Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar

6.      Persaingan dilakukan secara bebas

7.      Peranan modal sangat vital

  • Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain:

1.      Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi

2.      Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi

3.      Munculnya persaingan untuk maju

4.      Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar

5.      Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba

  • Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:

1.      Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan

2.      Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal

3.      Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat

4.      Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu

3. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi. Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital. Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa Timur dan Cina.

  • Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :

1.      Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah

2.      Hak milik perorangan tidak diakui

3.      Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian

4.       Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah

  • Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:

1.      Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya

2.      Pasar barang dalam negeri berjalan lancar

3.      Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga

4.      Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan

5.      Jarang terjadi krisis ekonomi

  • · Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :

1.       Mematikan inisiatif individu untuk maju

2.      Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat

3.       Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya

5. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.

  • Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :

1.      Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat

2.      Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah

3.      Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.

4.      Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

  • Kebaikan sistem ekonomi campuran

1.      Kebebasan berusaha

2.      Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas

3.      Lebih mementingkan umum dari pada pribadi

 

  • Kelemahan sistem ekonomi campuran

1.      Beban pemerintah berat dari pada beban swasta

2.      Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

Sistem perekonomian di Indonesia berlandaskan kepada pancasila dan undang-undang dasar. Pasal 33 UUD 1945 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia yang berdasar Pancasila, dengan kelengkapannya, yaitu Pasal-pasal 18, 23, 27 (ayat 2) dan 34.Pancasila dirancang agar bisa menampung semua aspirasi komponen bangsa ini. Oleh karena itu, pancasila dijadikan sebagai salah satu dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila juga dijadikan inspirasi untuk merancang sistem perekonomian Indonesia. Sistem perekonomian Indonesia haruslah sesuai dengan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

Selain itu, dalam menjalankan roda perekonomian, Indonesia harus berlaku adil dan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, segala bentuk penindasan atas dasar kegiatan ekonomi tidak dibenarkan.Kegiatan perekonomian yang dijalankan juga semata-mata untuk membentuk persatuan bangsa yang semakin kuat. Kegiatan perekonomian yang merusak persatuan bangsa justru sangat dihindari dan sama sekali tidak bermanfaat dalam jangka panjang.

Segala bentuk perselisihan dalam kegiatan ekonomi juga hendaknya diselesaikan dengan cara musyawarah dan dengan cara-cara yang bijaksana. Pada akhirnya, tujuan akhir yang ingin dicapai adalah membentuk keadilan sosial tanpa memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin.

Dalam UUD 1945 pasal 33, dijelaskan panduan dalam menjalankan roda perekonomian Indonesia. Pada pasal 1, dijelaskan perkonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas dasar kekeluargaan. Pasal ini menjelaskan bahwa segala bentuk kegiatan perekomian, pada dasarnya, harus dibentuk berdasarkan asas kekeluargaan. Tidak dibenarkan adanya bentuk penipuan, penindasan, dan bentuk kejahatan lainnya.

Pasal ini juga seringkali dijadikan dasar untuk kegiatan koperasi. Koperasi merupakan salah satu bentuk perekonomian yang bertujuan untuk mensejahterakan setiap anggotanya. Pada pasal 2, dijelaskan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan hajat hidup orang banyak dikuasai sepenuhnya oleh negara. Hal ini sekali lagi menegaskan kepada kita bahwa negara berkewajiban membentuk suatu sistem perkonomian yang berkeadilan dan mensejahterakan rakyat. Indonesia dikenal memiliki berbagai kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, darat, laut, dan udara. Pada pasal 3, dijelaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Pada pasal selanjutnya juga dijelaskan prinsip-prinsip dasar perekonomian yang berkeadilan. Pada pasal 4, dijelaskan bahwa perekonomian nasional diselenggarakan atas dasar demokrasi ekonomi, dengan prinsip-prinsip kebersamaan, efisensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Dari pasal ini, jelas terlihat bahwa bangsa Indonesia menginginkan kegiatan perekonomian yang berkelanjutan tanpa harus merusak tatanan alam yang sudah terbentuk seperti yang sering didengungkan akhir-akhir ini.

Berdasarkan TAP MPRS XXIII/1966, ditetapkanlah butir-butir Demokrasi Ekonomi (kemudian menjadi ketentuan dalam GBHN 1973, 1978, 1983, 1988), yang meliputi penegasan berlakunya Pasal-Pasal 33, 34, 27 (ayat 2), 23 dan butir-butir yang berasal dari Pasal-Pasal UUDS tentang hak milik yuang berfungsi sosial dan kebebasan memilih jenis pekerjaan. Dalam GBHN 1993 butir-butir Demokrasi Ekonomi ditambah dengan unsur Pasal 18 UUD 1945. Dalam GBHN 1998 dan GBHN 1999, butir-butir Demokrasi Ekonomi tidak disebut lagi dan diperkirakan dikembalikan ke dalam Pasal-Pasal asli UUD 1945.

REFERENSI:

1.       http://gurumuda.com/bse/pengertian-dan-macam-macam-sistem-ekonomi

minggu,27 febuari 2011 16:34

2.       http://thinkquantum.wordpress.com/2009/12/08/pengertian-sistem-ekonomi/

senin, 28 febuari 2011 19:50

3.       http://www.membuatblog.web.id/2010/08/sistem-ekonomi-tradisional.html

senin 28 febuari 2011 20:06

4.       http://zonaekis.com/pengertian-sistem-ekonomi-campuran

senin, 28 febuari 2011 20:20

5.       http://www.indonesiaindonesia.com/f/8803-sistem-ekonomi-indonesia/

selasa, 1 maret 2011 19:19

6.       http://www.anneahira.com/sistem-perekonomian-di-indonesia.htm

selasa 1 maret 2011 20:05

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s