aplikasi berbasis web

Perbedaan Dreamweaver dan Flash

Pengertian Dreamweaver

Dreamweaver dianggap sebagai halaman web-editing program utama di pasar dan secara luas digunakan oleh amatir dan profesional.). Dreamweaver memiliki banyak fitur yang bermanfaat, seperti lapisan dan CSS (yang memungkinkan pengguna untuk lebih cukup mengubah gaya font dan juga membuat beban halaman dengan lebih cepat Selain itu, dapat memasukkan ke dalam jenis halaman yang berbeda banyak konten, termasuk animasi Flash. . Dreamweaver juga memiliki basis dukungan besar dan banyak tutorial di web .

 

A.    Kelebihan Dreamweavere :

1.      Kemudahan dan efisiensi penggunaan
Perangkat lunak ini tidak hanya dirancang dengan pengguna tingkat lanjut dalam pikiran, tetapi juga untuk pemula. Sederhana dan situs kompleks dapat dirancang dengan menggunakan metode titik dan klik. Kemampuan untuk melihat halaman html selama proses desain

Pengguna Dream Weaver memiliki kemampuan untuk memilih pandangan yang berbeda saat membuat halaman web. tampilan kode A ” hanya menunjukkan kode html untuk halaman desain tampilan A ” memberikan indikasi tentang bagaimana halaman html akan muncul pada browser. “Pandangan split ‘, seperti namanya, memungkinkan Anda untuk melihat tampilan kode dan tampilan desain pada saat yang sama. Kedua pandangan akan diperbarui secara otomatis sebagai perubahan yang sedang dilakukan dan pengguna dapat langsung melihat efek dari setiap perubahan.

2.      Kemampuan untuk membuat mencari halaman web yang konsisten

Perangkat lunak ini termasuk template untuk halaman web untuk membantu dalam proses desain.. File template dapat dibuat oleh pengguna atau alternatif, template siap siap tersedia. Fitur ini memungkinkan bagi pemula untuk merancang halaman web sebagai beban kerja berkurang. Jika situs Anda adalah terdiri dari dua puluh halaman didasarkan pada desain template tertentu, misalnya, akan memiliki gaya yang konsisten dan karenanya menjadi lebih user friendly.

3.      Mengelola dan memperbarui situs web efektif

desainer Situs Web dapat melakukan perubahan pada desain sebuah situs web hanya dengan mengedit file template Dream Weaver.. Ini menghilangkan kebutuhan untuk mengubah setiap halaman secara manual karena Dream Weaver dapat secara otomatis memperbarui halaman dibuat menggunakan template. Hal ini menghemat banyak waktu dan usaha. Selain itu, penggunaan template berarti bahwa kode dan rancangan yang terpisah.. Akibatnya, perubahan dapat dilakukan untuk konten tanpa resiko yang tidak perlu melakukan perubahan atau salah untuk kode.

4.      Mudah untuk meng-upload dengan menggunakan FTP

Dream Weaver perangkat lunak dilengkapi dengan fitur FTP sehingga memungkinkan untuk meng-upload file langsung ke website Anda.

5.      Dikustomisasi perangkat lunak

Dream Weaver Pengguna dapat menyesuaikan tampilan perangkat lunak agar sesuai kebutuhan mereka.. Menu, tab, perintah, font dan warna semua kode dapat disesuaikan dengan preferensi pribadi. Hal ini secara efektif dapat merampingkan proses desain web. Setelah meninjau beberapa bukti untuk kasus yang mendukung melakukan pelatihan Dream Weaver, hanya tetap bagi Anda untuk membuat keputusan akhir.

 

B.     Kekurangan dreamweaver :

1. Kompleksitas, sehingga perlu menghabiskan banyak waktu untuk belajar program.

Pengertian flash

Flash merupakan salah satu teknologi web yang mampu menyajikan animasi dan multimedia canggih pada web. Salah satu kekurangan Flash bila digunakan pada website biasa sebagai penyedia informasi adalah tidak dapat di index oleh search engine semacam google karena bentuknya bukan berupa teks tapi berupa binary yang telah dicompile. Namun untuk aplikasi maka flash merupakan teknologi yang sangat baik.

Untuk menggunakan Flash/Flex dengan database maka harus menambahkan layer antara keduanya. Salah satunya bisa menggunakan PHP dengan framework AMFPHP. AMFPHP adalah kumpulan fungsi yang akan membantu komunikasi antara PHP dengan Flash. AMFPHP merupakan framework yang ditulis dengan PHP dimana akan digunakan untuk menerjemahkan panggilan fungsi dari Flash ke aplikasi PHP .

Konsep AMFPHP adalah RPC(Remote Procedure Call) yaitu suatu konsep pemanggilan fungsi remote yang dimiliki oleh object yang berbeda. Dengan AMFPHP maka Flash dapat memanggil fungsi-fungsi pada PHP dan akan menerima hasil output panggilana fungsi-fungsi tersebut. Contohnya adalah Flash memanggil fungsi di file PHP dengan metode yang menggunakan model AMFPHP, kemudian AMFPHP akan menserialisasi panggilan tersebut dan diberikan pada file PHP. Pada file PHP panggilan akan dideserialisasi kemudian dibaca dan akan memberikan kembalian sesuai dengan apa yang diminta oleh Flash. Bila memerlukan akses ke database maka file PHP akan meminta ke database dan akan memberikan hasilnya ke flash melalui AMFPHP. Jadi AMFPHP merupakan gateway atau translator antara Flash dan PHP untuk menerjemahkan panggilan dan kembalian antara Flash dan PHP.

Dengan kombinasi ini maka kita dapat membuat aplikasi yang sangat powerfull. Dengan kombinasi kelebihan web ditambah dengan fitur multimedia dan  animasi maka aplikasi kita memiliki kelebihan portable, run anywhere, very nice interface, light and fast performance.Tinggal kita yang memikirkan konsep dan ide untuk aplikasi. Dengan semua kelebihan tersebut seharusnya kita bisa membuat aplikasi unik dan fungsional.

A. Kelebihan Aplikasi Web Berbasis Flash/Flex dan PHP :

Aplikasi web sedang mencapai masa kejayaannya. Banyak aplikasi yang dikembangkan berbasis web. Kenapa? Karena kelebihan aplikasi web yang sangat baik untuk aplikasi dengan model client server. Inilah beberapa kelebihan aplikasi web dibanding aplikasi desktop:

1.      Running anywhere, kita cukup menginstall aplikasi web pada satu server dan tanpa perlu menginstall apapun selama browser pada client terinstall maka kita langsung  dapat menjalankan aplikasi tersebut tanpa konfigurasi apapun. Secara default browser pada system operasi apapun telah tersedia sehingga kebutuhan akan browser untuk menjalankan aplikasi bukanlah suatu kendala berarti.

2.      Easy to update, cukup update pada sisi server maka aplikasi pada client akan langsung menggunakan versi terupdate tanpa harus menginstall dulu pada server.

3.      Requirement pada client tidak terlalu besar. Karena running aplikasi bersifat stateless dan pada sisi client hanya sebagai interface maka spesifikasi hardware pada client tidak harus cangih. Dengan Pentium II 300 & 128MB memori sudah cukup untuk menjalankan browser untuk menggunakan aplikasi web.

4.      Tampilan yang dapat dibuat sesuka hati. Dengan XHTML + CSS maka tampilan apapun bisa dibuat pada aplikasi. Memberikan user experience yang berbeda.

5.      Apalagi menggunakan Flex yang merupakan teknologi Flash yang mampu memudahkan perancangan interface aplikasi dengan mudah karena berbasis komponen.

Itulah beberapa kelebihan dari web. Mungkin aplikasi desktop bisa memiliki kelebihan diatas dengan menggunakan terminal server semacam citrix untuk mempublish aplikasi. Tapi dengan feature tersebut tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

B. Kekurangan atau kelemahan flash :

Berikut ini pernyataan Bos Apple Steve Jobs, mengenai tidak adanya dukungan Flash di piranti besutan mereka.

1. Tidak ‘terbuka’
Semenjak Flash diakusisi oleh Adobe maka secara resmi Flash telah menjadi aplikasi proprietary, sejak itu juga Apple mulai menjauh dengan teknologi Flash. Alih-alih keukeh menggunakan Flash, Apple malah melirik HTML5, CSS dan JavaScript yang memang bersifat lebih terbuka.

2. Flash bukan segalanya
Banyak orang beranggapan bahwa tidak mendukung Flash berarti pengguna kehilangan segalanya, padahal itu jelas tidak benar. Banyak video yang dibuat berdasarkan H.264 bukannya Flash seperti yang banyak disebutkan.

3. Keamanan
Faktor yang menyebabkan Apple meninggalkan Flash adalah perihal keamanan. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Symatec pada tahun 2009, Flash disebut-sebut sebagai pembawa malapetaka bagi pengguna Mac. Pasalnya, beberapa program jahat diklaim dapat menyerang melalui Flash.

4. Daya tahan baterai
Jobs mengklaim bahwa Flash hanya akan bikin baterai boros. Hal ini dikarenakan Flash masih menggunakan decoder lama untuk memutar video, sedangkan decoder yang lebih canggih telah tersedia pada H.264.

5. Flash bukan untuk layar sentuh
Jobs mengatakan bahwa Flash sejatinya dirancang untuk antarmuka berbasis keyboard dan mouse, bukan layar sentuh seperti iPhone ataupun iPad. Untuk itulah Apple memutuskan untuk lebih memilih CSS, HTML5 dan JavaScript.

6. Tidak cukup progresif untuk pengembang
Alasan terakhir Apple menjauh dari Flash karena dianggap tidak cukup progresif bagi para pengembang aplikasi. Jobs mengatakan, beberapa fitur Flash malah justru membatasi kreatifitas para pengembang aplikasi.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s